Al-fatihah, Doa yang Dibaca Setiap Hari: Tafsir Alam

Firda Najmi Amaludin - Selasa, 4 Mei 2021, 21:33 WIB

Syamsudin Nur Wahid, S.Si., M.SiAl-fatihah, Doa yang Dibaca Setiap Hari: Tafsir Alam/Syamsudin Nur Wahid, S.Si., M.Si

Oleh:
Syamsudin Nur Wahid, S.Si., M.Si
Dosen Universitas Islam Balitar

FIXBLITAR.COM - Al-fatihah disebut juga Ummul-Qur’an, induk dari Al-qur’an. Jadi segala isi dari Al-qur’an terangkum dalam al-fatihah, dan seluruh isi Al-qur’an adalah penjabaran dari Al-fatihah. 
Dalam Al-fatihah, terdapat do'a yang kita baca setiap saat, kususnya pada  ayat 6, kita momohon untuk ditunjukkan jalan yang lurus. Namun, jalan yang lurus itu bagaimana? 
Atau jalan orang-orang yang diberi nikmat (ayat 7). Bagaimana jalan orang-orang yang diberi nikmat?. Dalam tafsir Al-qur’an, terdapat penjelasan yang sangat panjang tentang ayat tersebut.
Mari kita fokuskan pembahasan pada kalimat الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (jalan yang lurus). Apa yang disebut jalan yang lurus? Apa yang dimaksud jalan yag lurus? Apakah jalan yang lurus memang benar-benar lurus, tidak ada tikungan? Apakah jalan dapat diartikan sebagai jalur?

Baca juga: Awas! 5 Minuman Picu Terjadinya Dehidrasi saat Berpuasa

Jalan yang lurus, adalah jalan yang mengikuti garis lurus. Dalam matematika, induk dari segala macam ilmu, persamaan garis lurus dinyatakan dengan persamaan:
y=a+bx

Dengan a adalah konstanta, b adalah koefisien kemiringan dan x adalah variable. Variable bisa berupa apa saja, dapat berupa elemen spasial, jarak, luas, volume, waktu, dsb. Sedangkan a dan b adalah besaran yang sesuai dengan y. Persamaan tersebut dapat dilhat pada gambar berikut: 

PersamaanGrafik fungsi garis lurus

Berdasarkan nilai b, ada 3 macam grafik:
1. B bernilai negative
Grafik cenderung turun. Orang yang grafiknya turun, adalah yang senantiasa menjauh dari Allah, menjauh dari kebaikan, semakin lama, semakin terpuruk dalam kemaksiatan. Orang yang seperti ini tergolong orang yang celaka.

Baca juga: Sering Alami Sakit Perut? Berikut 5 Rempah-rempah untuk Bantu Kesehatan Pencernaan

Editor: Firda Najmi Amaludin

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi