BMKG Beri Klarifikasi Terkait Kabar Gempa Bumi M 8,5 yang Berpotensi Tsunami

Nadzim Asy'ari - Jumat, 4 Juni 2021, 16:07 WIB

Ilustrasi Tsunami wilayah Jawa Timur bagian selatanIlustrasi Tsunami wilayah Jawa Timur bagian selatan/Michael Crahn/unsplash

FIXBLITAR.COM - Terkait dengan tersebarnya pesan SMS mengenai gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 8,5 yang berpotensi Tsunami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan melalui siaran Pers.

Usai tersebarnya pesan singkat dari BMKG Kominfo itu, mereka langsung meresponnya secara cepat, bahwa kabar tersebut tidaklah benar.

Kabar mengenai gempa bumi M 8,5 yang berpotensi Tsunami tersebut baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial (Medsos).

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta Jumat, 4 Juni 2021, Kejahatan Elsa Segera Terungkap

Dalam kabar yang tersebar tersebut, wilayah Jawa Timur bagian selatan yang akan mengalami bencana alam itu.

Tidak hanya wilayah Jawa Timur bagian selatan saja dalam unggahan Twitter akun @DaryonoBMKG menambahkan kalau wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Lombok hingga Sumba juga mengalami hal yang sama.

Berikut beberapa hal yang disampaikan oleh BMKG Kominfo dalam siaran Pers Kamis, 27 Mei 2021 lalu.

Baca juga: Simak! Ini Penjelasan BMKG Terkait Kabar Gempa dan Tsunami di Pesisir Selatan Jawa Timur

1. BMKG menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar, karena telah terjadi kesalahan pada sistem pengiriman informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami yang melalui kanal SMS

2. BMKG dan Kominfo telah merespon secara cepat dengan melakukan klarifikasi terhadap sistem pengirim informasi yang salah tersebut, melalui saluran/kanal komunikasi yang sama, SMS BMKG-Kominfo

Baca juga: Ramalan Zodiak Scorpio Selasa, 25 Mei 2021: Gangguan Tidur Akan Menyerangmu

4. Saat ini BMKG bersama Kominfo sedang melakukan penelusuran dan investigasi lebih mendalam terhadap penyebab kesalahan sistem SMS hingga tersebar informasi gempa berpotensi tsunami.

Baca juga: FULL TIME: Indonesia Raih Poin Pertama Berkat Hasil Imbang Melawan Thailand

Editor: Nadzim Asy'ari

Sumber: BMKG

tags
Artikel Rekomendasi